Followers

BLOG STATUS UPDATE

~ 2015; Time to achieve many things, being someone's special, loved by everyone!


Wednesday, October 19, 2011

Royal Wedding Of Yogyakarta




Happy Wedding Day for this royal couple of Yogyakarta!
*The Royal Wedding of GKR Nurastuti Wijareni and KPH Yudanegara Achmad Ubaidillah





"SEMOGA MENJADI KELUARGA SAKINAH, MAWADDAH, WARAHMAH DAN SELALU DALAM LINDUNGAN ALLAH SWT."



Wah, makin hari makin ramai anak gadis mahupun anak teruna yang tidak lagi bergelar bujang dek kerana meningkatnya usia dan terlangsunglah juga perkahwinan. Membina masjid suci, bukan suatu yang mudah, yang sekadar-sekadar sahaja, atau hanya untuk memenuhi aliran kehidupan, namun, ia suatu tanggungjawab, komitmen, serta perjanjian yang terikat dengan hati dan hukum!



Oleh yang demikian, merungkai hal perkahwinan, tidak salah sekiranya kita meneliti dari segi adat dan budaya yang diterapkan dalam proses perkahwinan secara gilang gemilang yang dilangsungkan oleh Kraton Yogyakarta baru-baru ini. Putri bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gusti Kanjeng Ratu Bendara atau GRay Nurastuti Wijareni menikah dengan Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara atau Achmad Ubaidillah di Yogyakarta, tanggal 16/10/2011 lalu.


Jum, tak sabar nak tunjuk foto-foto lainnya. Yang pasti, pasangan ini tersangatlah sweet lagi manis! Nikmatilah moment-moment indah yang mereka ingin kongsikan bersama rakyat! Yang penting, kalian boleh belajar sesuatu yang mungkin tiada di tempat kalian, bukan? Ayo, lihat fotonya dan serba ringkas explanation yang saya sediakan. Bukan senang tau, walaupun dah pernah hadiri acara pernikahan adat Jawa, tapi ini berbeza, acara kraton banyak istimewa dan perbezaannya dengan rakyat biasa! Ini pun, kaji balik dengan GOOGLE!  



Ijab Qobul, Panggih, BalangBalang Gantal, Mecah Tigan, Pondongan


Sounds weird? Jangan terasa aneh bila membaca susun kata di atas. Memang mungkin di antara anda tidak pernah mendengar akan kata tersebut, tetapi itulah yang harus kita pelajari hari ini! Tak tahu lihat description ye! Rajin-rajin belajar...


Ayo kita lihat foto-foto mantin kraton!:) Ini adat mantin Yogyakarta. Walaupun adat nya Jawa, tapi tetap beda caranya di lain-lain daerah jawa.



Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta 20 menteri dan 40 Raja dari berbagai pelosok Nusantara turut hadir dalam acara tersebut.


Kraton Yogyakarta.



KPH Yudanegara Achmad Ubaidillah berangkat ke Kraton Yogya diiringi kaum kerabat dan abdi dalem yang berkhidmat. Juga para wartawan serta media massa dari dalam dan luar juga turut hadir meraikan hari bersejarah buat mempelai!


Selosin kaji selosin yang terdiri daripada abdi dalem juga yang memegang peran sebagai khatib di dalam istana.



Ini apa? Pasti kalian tertanya tanya apakah bentuk ataupun kegunaan acara ini. Kelihatan seperti boneka lanjut usia yang sedang main kuda kepang atau seangkatan dengan itu. Ini adalah edan-edanan. Tujuannya? Untuk penolak bala dan melancarkan majlis tersebut. Ini adalah sebahagian daripada adat mereka!





Balang-balang gantal. Apakah itu? Pengantin lelaki dan pengantin perempuan saling melemparkan tujuh ikat daun sirih yang diisi dengan kapur sirih dan diikat dengan benang putih. Untuk lelaki berjumlah 4 ikat dan wanita 3 ikat, lelaki dulu yang melempar. Apa tujuan semua ni? Pastilah bertujuan! Melambangkan ikatan dan kejernihan fikiran. Balangan maksudnya ‘melempar’ , sedangkan gantal berarti ‘daun sirih yang sudah diikat dengan benang’. Suruh yang diikat dengan benang sebagai lambang perjodohan dan telah diikat dengan tali suci. Selain itu juga melambangkan suatu perwujudan perkenalan pertama antara calon suami dan calon istri.





Mecah tigan. Pengantin perempuan membasuh kaki pengantin lelaki. Perlengkapan yang dipakai iaitu ranupada yang terdiri gayung, bokor, baki, bunga sritaman dan telur. 'Pemaes' mengambil telur ayam yang kemudian disentuhkan di dahi pengantin laki-laki dahulu kemudian pengantin perempuan, lalu dibanting di ranupada.Ranupada berarti ‘tempat mencuci kaki’, ranupada mempunyai makna simbolik sebagai tanda bakti isteri pada suami. Gayung dipakai pengantin wanita untuk mengambil air dari bokor, melambangkan supaya isteri diberi kemudahan untuk melayani suami. Bokor dipakai pada saat upacarawijikan sebagai tempat air bunga setaman. Dipilih bokor kerana pada jaman dahulu bokor merupakan tempat air. Bokor terbuat dari tembaga atau logam yang kuat, maka dari itu bokor tidak mudah bocor. Bokor mempunyai makna simbolik kekuatan. Bunga sritaman atau bunga setaman melambangkan keharuman cita-cita mengarungi bahtera rumah tangga. Baki digunakan sebagai alas dalam wijikan atau memecah telur, mengandung makna jika sudah rasmi menjadi suami istri maka segala sesuatu dilakukan secara bersama-sama.






Pondongan. GKR Bendara digendong oleh suaminya dan adik Sultan HB X.






Pasangan berarake keluar supaya kaum kerabat lainnya dapat melihat langsung pasangan pengantin baru ini!. Grand sangat kan? Jum hayati acara berikutnya lagi!




Siraman, Tantingan dan Midodareni | 17 Oktober 2011 | 

Hari kedua prosesi pernikahan antara putri bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gusti Kanjeng Ratu Bendara atau GRay Nurastuti Wijareni dengan Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara atau Achmad Ubaidillah dilanjutkan dengan prosesi siraman. Prosesi tersebut digelar di dua tempat berbeda. Untuk pengantin lelaki prosesi siraman digelar di bangsal Kesatrian, sementara untuk mempelai putri di Bangsal Sekar Kedhaton.




Suasana prosesi Siraman GKR Bendara di Kraton Yogyakarta




Prosesi tantingan dilakukan di Emper Prabayeksa Keraton Yogyakarta sekitar pukul 18.00 WIB oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan GKR Hemas untuk bertanya kesiapan Reni membina rumah tangga. Tantingan disaksikan saudara-saudara calon mempelai putri (GKR Pembayun, GKR Condrokirono, GKR Maduretno dan GRaj Nur Abra Juwita) dan kerabat Keraton Yogyakarta lainnya.



GKR Bendara akan ditanya kesiapan menikah. Sudah siap atau belum untuk menikah. Kalau sudah kemudian dilanjutkan prosesi lainnya.


Malam midodareni adalah malam terakhir masa bujang putri yang hanya ditemani saudara dan kerabat perempuannya menjelang hari pernikahannya keesokan harinya.





Kecantikan asli putri kraton jelas terpancar! Ayu tenan! Cara duduknya juga unik namun tetap beradab.








Kirab dan Resepsi

Berjuta kemegahan pernikahan Kate dan juga William pada musim lalu kini tergambar jelas pada acara gilang gemilang secara rasmi royal wedding Yogyakarta dengan kemegahan adat tradisi serumpun melayu kita sendiri. Merasa bangga akan hal itu, bukankah kita terasa terpanggil untuk melihat sesuatu yang unik juga di negara kita??? Sungguh berjiwa rakyat.


Lihat foto-foto di bawah!














Sumber foto dari: 




Tidak ketinggalan juga.......


Tadaaa.. Kenangan Si Fifiey Lychee yang berada di Keraton Yogyakarta. Ucapan terakhir dari saya, semoga putri dan pangerannya terus aman damai, bahagia sejahtera hidup sebagai suami istri sampai ke akhir hayat! Congratulations princess!



20 comments:

khairul akmal bin azman said...

congratulation..
fifiey... u so cute !

Uchi kay-f @hmad said...

unik sekali!

anda dari keturunan campuran iya...

p/s- terima kasih,sy mahu kek 31 perisa iya taknak manisx2 ..emm hihihi ^-*

Saiazuan said...

what a unique wedding..

Farhana al Hedrah said...

waaa. menariknya :) kamu cantik.

Gua Tertidur said...

ermm. gua tgk indah sangat wedding ni. tak seindah org kite. rasa nak kawen ngn org sana je :)

zOeY zAu YaH said...

wah perkahwinan yang penuh tradisi..cantik =)

Jue said...

Wah thx dear sbb sharing info and photos about this wedding. Mmg smlm aku google this d internet sbb xcited nak tgk cr pkahwinan indonesia royal. Mmg unik dan pnuh tradisi!

IntaNBerliaN said...

perkahwinan yang penuh dengan tradisi.. cantik!!

Hanie_Dew said...

wah.penuh tradisi & fun. complex tp penuh makna.

Pocket said...

betapa unik dan indahnya majlis,

pressure sangat kepada sang pengantin lelaki, kalau badan tak lawa.. malasnya nak nayang depan khalayak ramai :D

azalia hjsalleh said...

woahhhhhh meriahnya majlis. pengantin pun chantik

azalia hjsalleh said...

woahhhhhh meriahnya majlis. pengantin pun chantik

Zana Adieyza said...

meriah! unik betul adat perkahwinan kat sana kan..

Tea said...

Kamu memang cantik.. Fifi..
Penulisan bagus..

hyz said...

wahhh meriahh.....

ILA HonEyBuNNy said...

unik dan menarik la perkhwinan di sana....

suka tengok...dah la perempaun sana cantik2...;)

aiEz said...

adat perkahwinan yg unik,berbeza budayanya...aie suka tgk perkahwinan org2 jawa,mungkin sebab darah jawa mengalir dalam diri kot,hehe...

alexa yussida said...

perghh...pelik budaya dan adat dorg nih...

FIFIEY LYCHEE MARATION said...

banyak tradisi tapi tetap para ulama diutamakan. itu yg kita mahukan:)

bagus kan seandainya ada pemerintah yg kawin secara berakyat? maksudnya umum boleh tonton secara live dengan adat, tradisi dan agama dipersatukan:)

aiEz said...

yup,jadi rakyat dapat melihat sesuatu yang tak pernah tahu sebelum ni...memang unik,suka tengok..:)

HAL-HAL BERKAITAN YANG LAIN:

Related Posts with Thumbnails